Tugas SIK Chikungunya

 

Kelompok 2 Sik

4B S1 Keperawatan

Anggota:

Aditiya Mega Hariana (C1AA18006)

Anellysha Putri Apriliani (C1AA18016)

Ilyas Jatnika (C1AA18052)


Pengendalian Penyakit Chikungunya

Chikungunya adalah penyakit yang disebarkan oleh virus dan ditularkan dari manusia ke manusia melalui gigitan virus yang dibawa oleh nyamuk. Penyakit ini sering diderita oleh penduduk di negara tropis Afrika dan Asia dengan timbul gejala demam tinggi yang mendadak, gatal-gatal pada kulit (skin rash), dan nyeri pada sendi, tulang, dan otot.

Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan disebabkan oleh virus Chikungunya. Virus Chikungunya termasuk family Togaviridae, genus Alphavirus. Virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk Aedes aegypti. Virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti akan berkembang biak di dalam tubuh manusia. Virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah enedemis. Risiko seseorang menyebarkan virus ke nyamuk adalah paling tinggi ketika berada dalam fase viremia.


Jumlah Kasus Chikungunya di Indonesia Tahun 2010 - 2019

No

Tahun

Kasus

1

2010

52703

2

2011

2998

3

2012

1831

4

2013

15324

5

2014

7341

6

2015

2255

7

2016

1702

8

2017

123

9

2018

97

10

2019

5042





Patofisiologi chikungunya hingga saat ini masih belum jelas. Orang yang terinfeksi akan mengalami masa inkubasi selama 3-7 hari. Pada pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan lymphopenia, thrombositopenia, peningkatan kadar kreatinin, dan peningkatan enzim transaminase hepar.

Gejala chikungunya umumnya akan membaik tanpa komplikasi setelah 7-10 hari. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama 5 hari, sehingga dikenal pula istilah demam 5 hari. Gejala utama yang sering timbul pada awal demam Chikungunya adalah demam tinggi yang mendadak, gatal-gatal pada kulit (skin rash), dan nyeri pada sendi, tulang, dan otot. Gejala-gejala umum penyakit chikungunya adalah demam, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, nyeri sendi, dan gatal-gatal pada kulit. Pada anak kecil, gejala dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam bila memiliki faktor resiko kejang demam akibat demam yang timbul sangat tinggi > 39oC. Tidak ada vaksin yang tersedia untuk mencegah demam chikungunya.

Demam Chikungunya termasuk self limiting disease atau dapat hilang dengan sendirinya walaupun gejala penyakit yang timbul membuat penderita merasa sangat tidak nyaman. Biasanya penyakit ini dapat sembuh sendiri dalam waktu tujuh hari. Penatalaksanaan penyakit demam Chikungunya adalah:

1. Istirahat cukup

2. Makan makanan yang bergizi, terutama cukup karbohidrat dan protein, serta buah dan sayuran Minum yang banyak guna mencegah dehidrasi

3. Pemberian obat demam dan dikompres, serta upaya pencegahan terhadap kejang demam terutama pada anak-anak dengan riwayat kejang demam sebelumnya

4. Pemberian obat penghilang rasa nyeri terutama untuk mengatasi nyeri sendi, tulang, dan otot

5. Pemberian multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Penjelasan informasi yang tepat kepada penderita bahwa penyakit ini tidak sampai menyebabkan kematian dan tidak menyebabkan kelumpuhan sehingga penderita tidak panik atau cemas terhadap penyakitnya. Setelah lewat dari lima hari, pada umumnya demam Chikungunya tanpa infeksi sekunder akan masuk fase penyembuhan dengan ditandai suhu tubuh berangsur-angsur turun, rasa ngilu dan nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderita akan sembuh seperti semula.

Langkah pencegahan paling efektif tidak lain sekarang adalah dengan melindungi diri dari jenis nyamuk Aedes, seperti Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus. Jenis nyamuk ini muncul pada pagi hingga sore hari dan menyukai air bersih yang tergenang, seperti bak mandi atau pot bunga. Pencegahan terhadap nyamuk ini tentunya bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti

- Penyemprotan nyamuk dengan fogging secara teratur

- Pembasmian jentik dengan pemberian abate secara berkala

- Rajin memakai losion anti nyamuk dan menggunakan pakaian tertutup apabila berada di tempat yang kontak dengan nyamuk


DAFTAR PUSTAKA

Epid, A, F., Imanto, M., Yusran., Tjiptaningrum, A. 2021. Upaya Peningkatan Pengetahuan Mengenai Demam Chikungunya Untuk Pencegahan Penyakit Chikunguya.

https://health.kompas.com/read/2020/09/20/060000768/chikungunya--gejala-penyebab-cara-mengobati-dan-cara-mencegah?page=all

https://www.alomedika.com/penyakit/penyakit-infeksi/chikungunya/edukasi-dan-promosi-kesehatan





Komentar